Masyarakat Dusun Ganduk Desa Kapuk Kecewa, Aktivitas PETI Ancam Hancurkan Jalan Umum
Merangin, Benuajambi.com Masyarakat Dusun Ganduk, Desa Kapuk, Kecamatan Tabir Ulu, Kabupaten Merangin saat ini tengah dilanda keresahan yang mendalam. Keresahan ini dipicu oleh aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga dikelola oleh seorang oknum bernama Yasmin, yang kini menjadi sorotan tajam warga setempat.
“Kami sangat kecewa dengan tindakan Yasmin yang selaku bos PETI karena aktivitasnya mau menghancurkan jalan umum milik warga di Dusun Ganduk ini,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan, Jumat (30/01/2026).
Kondisi jalan yang menjadi akses utama warga tersebut kini dilaporkan dalam keadaan terancam rusak parah. Lokasi penambangan yang berada sangat dekat dengan pemukiman warga memperparah kekhawatiran masyarakat akan hilangnya akses transportasi mereka sehari-hari.
“Jalan yang terancam rusak itu posisinya berada tepat di dekat rumah Kepala Dusun Ganduk, bahkan saat ini kondisinya sudah hampir hancur akibat aktivitas PETI,” katanya saat memberikan keterangan kepada media.
Kerusakan infrastruktur ini diduga kuat akibat penggunaan alat penambangan berupa ponton yang beroperasi di sekitar area jalan. Warga menilai, ambisi untuk meraup keuntungan dari hasil bumi telah mengabaikan kepentingan publik dan fasilitas umum yang telah lama ada.
“Mereka menggunakan ponton untuk menambang, dan pergerakannya terus mendekati badan jalan sehingga tanah di bawahnya mulai terkikis,” ucapnya dengan nada penuh kekhawatiran melihat kondisi di lapangan.
Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menghentikan aktivitas ilegal tersebut sebelum akses jalan benar-benar terputus. Menurut mereka, jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian dan mobilitas masyarakat di Desa Kapuk, khususnya Dusun Ganduk.
“Jika jalan ini hancur total, kami semua yang akan menanggung ruginya, sementara para pelaku PETI hanya mengambil hasilnya saja,” ujarnya menutup pembicaraan. (Team)







