SAROLANGUN.(Benuajambi.com)– Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Sarolangun menggelar kegiatan konsolidasi kader melalui agenda Iftar dan Silaturahmi Munajad Cinta, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antaralumni sekaligus memperkuat soliditas organisasi di daerah.
Ketua IKA PMII Sarolangun, H. Mawardi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional Pengurus Besar (PB) IKA PMII yang dilaksanakan di berbagai daerah.
Ia menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antaralumni untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi organisasi, masyarakat, serta bangsa.
“Ada tiga poin utama yang ingin saya tekankan dalam kesempatan ini,” ujar Mawardi.
Pertama, kata dia, sinergi dan kolaborasi antaralumni PMII. Menurutnya, potensi alumni PMII sangat besar, sehingga perlu dirajut menjadi kekuatan kolektif yang solid.
“Tugas kita di pengurus pusat maupun daerah adalah menjahit potensi-potensi yang terfragmentasi ini menjadi satu kekuatan bersama. Jangan ada lagi ego sektoral, karena kita adalah satu keluarga besar,” tegasnya.
Kedua, terkait distribusi kader. Ia menilai IKA PMII memiliki peran penting dalam memastikan kader-kader PMII dapat berkontribusi di berbagai sektor strategis secara sistematis.
“Kita harus saling menarik ke atas, saling menguatkan, dan menjadi tumpuan bagi adik-adik yang masih berproses di PMII struktural,” jelasnya.
Ketiga, mengenai khidmat nasional. Mawardi menegaskan bahwa sebagai organisasi yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jama’ah, IKA PMII memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Sekaligus merawat nilai-nilai moderasi beragama di tengah arus polarisasi yang berkembang di masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan solidaritas antaralumni PMII di Sarolangun semakin kuat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa.
(Habibi)







