Sungai Penuh.(benuajambi.com) – Terkait isu pemberitaan “Mogok Pelayanan di Puskemas KecamatanbKoto Baru Kota Sungai Penuh, Kapus Koto Baru membantah adanya hal seperti pemberitaan tersebut.
Sri Ayu Nopiarti, S.KM., M.KM selaku Kepala Puskesmas membantah hal itu,
Kepada awak media ini Kapus Koto Baru, Sri Ayu Nopiarti menjelaskan tentang penggunaan anggaran yang tidak transparan.
“Mengenai hal itu ada yang harus diketahui dan ada yang tidak boleh diketahui karena hal itu menyangkut tentang rahasia negara. Jadi tidak semua masalah keuangan itu boleh diketahui banyak orang,” Ujar Kapus
Terkait masalah honor yang awalnya 700 turun menjadi 550, di DPA untuk insentif rawat inap cuma untuk 9 org, karena adanya penambahan anggota yang saat sekarang menjadi 12 orang, tentunya ada penyesuaian. yang mana seharusnya anggaran dibayar ke 9 org harus berbagi shif jadi 12 orang.
“Dalam merealisasikan keuangan negara tentu kita mengikuti mekanisme dan SOP Administrasi yang tidak berbenturan dengan aturan” Jelas Kapus, Sri Ayu Nopiarti
Lanjutnya,” Keterlambatan pembayaran honor atau insentif yang diberikan, perlu diingat kalau kita harus mengajukan dulu naik Gu terlebih dahulu. kadang mulus tanpa ada kendala yang kadang terkendala seperti tahun ini. pas di GU sekarang kita diminta lagi rekon per semester, jadi menunggu keseluruhan bagian di Dinkes baik PKM, Labkesda dan IF sdh rekon baru bisa kita GU, ini salah satu kendalanya.” Ungkapnya
Kepada awak media ini, Kapus Koto Baru, Sri Nopi Nopiarti berharap kepada seluruh ASN di lingkup Puskesmas Koto Baru agar dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan sesuai tufoksinya masing masing dan diharapkan jangan asal absen siabon selfie saja setelah itu pulang dan datang lagi pas mau absen siang. Hal ini tentu sudah menyalahi aturan, nanti imbasnya tetap ke saya juga. tutup Kapus Sri Ayu Nopiarti.
Demikianlah klarifikasi dari kami, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih, Wassalam,” Tutup Kapus Koto Baru, Sri Ayu Nopiarti. (K. A)