MERANGIN, BENUAJAMBI.COM – Upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan terus digalakkan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muara Bungo (UMB) Posko 10 Desa Bungo Antoi sukses menggelar sosialisasi Anti Narkoba dan Anti Bullying di SMK 14 Merangin, Kecamatan Tabir Selatan, pada Selasa (24/02/2026).
Kegiatan edukatif ini melibatkan personel Polsek Tabir Selatan sebagai pemateri utama dan diikuti oleh siswa-siswi SMK 14 Merangin, serta perwakilan siswa MTS dan SMP di wilayah Desa Bungo Antoi.
Hadir sebagai narasumber, Aipda Bambang Ade Widodo, Babinkamtibmas Polsek Tabir Selatan, memaparkan secara mendalam mengenai dampak buruk narkotika. Ia menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan masa depan.
“Penting bagi adik-adik untuk mengenali jenis-jenis narkoba yang sering beredar di kalangan remaja agar bisa waspada. Selain merusak tubuh, ada konsekuensi hukum berat yang diatur dalam undang-undang bagi siapa saja yang terlibat,” jelasnya di hadapan para siswa.
Selain masalah narkoba, isu bullying (perundungan) menjadi sorotan utama. Aipda Bambang menjelaskan bahwa perundungan tidak melulu soal kekerasan fisik, melainkan juga verbal, pengucilan, hingga cyber bullying di media sosial.
“Dampak dari tindakan tersebut sangat fatal, mulai dari trauma mendalam, menurunnya rasa percaya diri, hingga gangguan psikologis serius pada korban. Mari kita ciptakan sekolah yang sehat tanpa kekerasan,” tambahnya.
Ketua Kelompok KKN Posko 10, Algi Pranata, dalam sambutannya menyebutkan bahwa agenda ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata bagi desa lokasi KKN.
“Kami berharap melalui sosialisasi ini, adik-adik dapat lebih memahami bahaya narkoba dan pentingnya membangun sikap saling menghargai agar tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua,” ujarnya.
Kepala SMK 14 Merangin, Bapak Efton Julisno, S.Pi., M.Si, menyambut baik inisiatif para mahasiswa. Ia berharap kolaborasi positif ini tidak berhenti sampai di sini.
“Kami sangat mengapresiasi langkah mahasiswa KKN UMB. Semoga kerja sama antara mahasiswa dan sekolah dapat terus terjalin dalam berbagai program positif lainnya di masa depan,” tuturnya.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti simulasi singkat mengenai cara tegas menolak ajakan menggunakan narkoba serta cara melaporkan tindakan perundungan di lingkungan sekolah.







