Warga Margoyoso “Sentil” Pemerintah, Buka Posko Donasi 1 Triliun untuk Perbaikan Jalan

  • Whatsapp

MERANGIN, BENUAJAMBI.COM – Sebuah pemandangan unik sekaligus satir muncul di Kecamatan Margo Tabir, Kabupaten Merangin. Kecewa dengan kondisi infrastruktur yang rusak parah selama bertahun-tahun, warga memasang baliho besar bertuliskan “Posko Donasi Perbaikan Jalan Poros Margoyoso”.

Pantauan di lapangan, baliho berukuran 300×150 cm tersebut didominasi warna hitam dan kuning layaknya garis polisi. Yang menarik perhatian, dalam baliho tersebut tertulis target donasi yang fantastis, yakni 1 Triliun Rupiah, dengan sumber dana yang diharapkan berasal dari masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sindiran Pedas untuk Janji Kampanye
Aksi ini diduga merupakan puncak kekesalan warga terhadap janji-janji politik yang tak kunjung terealisasi. Di sudut baliho, terdapat foto kondisi jalan yang penuh kubangan air dengan keterangan menohok: “Korban Janji Manis Kampanye”.

“Ini adalah bentuk ungkapan rasa kecewa kami. Jalan ini merupakan urat nadi ekonomi, tapi kondisinya seperti kubangan kerbau,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Ia menambahkan bahwa selama ini warga hanya disuguhkan janji perbaikan tanpa ada aksi nyata di lapangan. “Kami merasa dianaktirikan, makanya muncul ide posko donasi ini sebagai bentuk protes kreatif,” jelasnya.

Sisi provokatif lainnya dalam baliho tersebut adalah tulisan yang menyebutkan bahwa posko menerima berbagai jenis dana, mulai dari Dana Halal, Dana Haram, hingga Dana Hasil Korupsi. Hal ini dinilai sebagai sarkasme tingkat tinggi terhadap integritas pengelolaan anggaran daerah.

Beni Kurniawan, yang namanya tercantum sebagai penanggung jawab kegiatan dalam baliho tersebut, menegaskan bahwa gerakan ini adalah murni aspirasi masyarakat bawah.

“Donasi bisa disalurkan melalui rekening yang tertera atau datang langsung ke posko melalui Bapak Sugianto. Kami hanya ingin jalan kami bagus, itu saja,” tegas Beni dalam keterangan tertulisnya di baliho tersebut.

Kondisi jalan poros Margoyoso yang berstatus jalan provinsi ini memang dilaporkan mengalami kerusakan parah di banyak titik. Debu saat kemarau dan lumpur dalam saat hujan menjadi santapan sehari-hari pengguna jalan.
Warga berharap dengan viralnya aksi “Posko Donasi 1 Triliun” ini, pemerintah pusat maupun provinsi segera mengambil langkah konkret.

“Kami tidak butuh janji baru, kami butuh aspal yang nyata. Jangan sampai warga benar-benar harus patungan sendiri untuk memperbaiki fasilitas negara,” tutup seorang warga dengan nada ketus.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait dari Pemerintah Kabupaten Merangin maupun Pemerintah Provinsi Jambi belum memberikan tanggapan resmi mengenai aksi protes unik warga Margo Tabir tersebut. (Rido Asran)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *