JAMBI (Benuajambi.com)-Dalam usia yang baru menginjak empat tahun sejak berdiri, SMP Negeri 26 Kota Jambi terus menunjukkan perkembangan pesat.
Hal itu terlihat dalam rangkaian kegiatan ARUNIKA (Arah Baru untuk Niat dan Karya) yang digelar Kamis (11/6/2026), ditandai dengan pelepasan 161 siswa kelas IX, peresmian Bank Sampah Tengkuluk Koja, peletakan batu pertama Musala Al Hijrah, serta pameran karya siswa.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peresmian Bank Sampah Tengkuluk Koja, peletakan batu pertama Musala Al Hijrah, Gelar Karya Siswa, serta pengukuhan kelulusan siswa dan siswi SMPN 26 Kota Jambi.
Acara dihadiri Wali Kota Jambi Dr. H. Maulana yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Jambi Dr. H. Mulyadi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi H. Sugiyono, Kepala SMPN 26 Kota Jambi Arianto, Camat Palmerah Abdul Salim, Lurah Bakung Jaya Purwanoto, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dewan guru, orang tua siswa, serta ratusan peserta didik.
Sebelum acara dimulai, para tamu undangan disambut dengan penampilan Tari Sekapur Sirih yang dibawakan oleh siswi SMPN 26 Kota Jambi. Tarian khas Melayu Jambi tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus penyambutan bagi para tamu yang hadir.
Dalam sambutannya, Kepala SMPN 26 Kota Jambi Arianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Jambi yang terus memberikan perhatian terhadap perkembangan sekolah yang dipimpinnya.
“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Jambi yang diwakili oleh Bapak Dr. H. Mulyadi selaku Asisten II Setda Kota Jambi yang telah berkenan hadir.
Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di SMPN 26 Kota Jambi,” ujarnya.
Arianto menjelaskan, SMPN 26 Kota Jambi merupakan sekolah yang relatif baru. Sekolah tersebut mulai berdiri dan diresmikan pada Juli 2022.
Namun dalam kurun waktu empat tahun, perkembangan jumlah peserta didik meningkat sangat signifikan.
“Pada awal berdiri, jumlah siswa hanya 93 orang dengan tiga rombongan belajar. Saat ini jumlah siswa telah mencapai sekitar 567 orang dengan 18 rombongan belajar.
Bahkan pada penerimaan peserta didik tahun lalu, jumlah pendaftar melebihi kuota hingga lebih dari 100 siswa,” jelasnya.
Menurut Arianto, pertumbuhan kawasan permukiman dan perumahan yang cukup pesat di wilayah Kecamatan Palmerah menjadi salah satu faktor meningkatnya kebutuhan layanan pendidikan di SMPN 26 Kota Jambi.
Karena itu, pihak sekolah berharap adanya perhatian pemerintah untuk pengembangan sarana dan prasarana sekolah, termasuk kemungkinan pembangunan gedung secara vertikal guna menampung tingginya minat masyarakat.
Pada tahun ajaran 2025/2026 ini, sebanyak 161 siswa kelas IX dinyatakan lulus 100 persen setelah mengikuti seluruh tahapan asesmen dan evaluasi pembelajaran.
“Alhamdulillah, seluruh peserta didik kelas IX yang berjumlah 161 siswa dinyatakan lulus. Ini merupakan lulusan angkatan keempat sejak sekolah berdiri,” katanya.
Selain peningkatan jumlah siswa, SMPN 26 Kota Jambi juga mencatat capaian positif dalam penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP).
Hingga tahun 2026, sebanyak 450 siswa telah menerima bantuan pendidikan dari pemerintah.
Menurut Arianto, jumlah tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan bantuan pendidikan bagi keluarga siswa yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.
“Alhamdulillah, sekitar 450 peserta didik menerima bantuan PIP. Program ini sangat membantu orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka, mulai dari pembelian tas, seragam, buku, hingga perlengkapan belajar lainnya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Arianto juga memperkenalkan sejumlah program unggulan sekolah yang dipamerkan dalam kegiatan Gelar Karya Siswa.
Berbagai hasil karya ditampilkan mulai dari produk prakarya, kegiatan ekstrakurikuler, hingga inovasi sekolah di bidang lingkungan hidup.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Bank Sampah Tengkuluk Koja, sebuah inovasi pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan yang telah didaftarkan dalam program inovasi daerah Kota Jambi.
Program tersebut merupakan singkatan dari Transformasi Edukasi Lingkungan, Kebersihan, Keasrian, dan Pengolahan Sampah Berkelanjutan, yang bertujuan menanamkan budaya peduli lingkungan sejak dini kepada para peserta didik.
Melalui program tersebut, siswa diajak untuk memilah, mengelola, dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis sekaligus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.
Kegiatan ARUNIKA 2026 menjadi momentum penting bagi SMPN 26 Kota Jambi dalam menunjukkan kemajuan sekolah yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kesadaran lingkungan.
Dengan berbagai capaian yang diraih dalam waktu relatif singkat, SMPN 26 Kota Jambi terus berupaya menjadi salah satu sekolah unggulan yang mampu mencetak generasi muda berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dihadiri Pemkot Jambi, Arianto Tunjukkan Transformasi SMPN 26 dari Sekolah Baru Menjadi Primadona







