Satu Keluarga Tertimbun Longsor di Bungo, Bocah 11 Tahun Tewas, Evakuasi Berpacu dengan Waktu

  • Whatsapp

JAMBI.(Benuajambi.com)-Bencana tanah longsor melanda Kelurahan Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi pada Rabu (13/05) siang. Peristiwa yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi ini mengakibatkan sejumlah warga tertimbun dan membutuhkan evakuasi darurat.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jalan Tanah Tumbuh sejak pukul 12.20 WIB menyebabkan kondisi tanah menjadi tidak stabil hingga terjadi longsor. Informasi bencana ini diterima oleh Pos SAR Bungo dari Kabag Ops Polres Bungo, AKP B.M Pasaribu, pada pukul 13.35 WIB.

Bacaan Lainnya

Aksi Cepat Tim SAR Gabungan
Merespons laporan tersebut, satu unit Search and Rescue Unit (SRU) dari Pos SAR Bungo segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 13.55 WIB. Dengan menempuh jarak sekitar 30,7 KM menggunakan kendaraan operasional pada pukul 14.55 WIB.

Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat setempat untuk memulai proses evakuasi. Operasi ini didukung oleh berbagai pihak, di antaranya:

Pos SAR Bungo: 10 Personel
TNI & Polres Bungo: 20 Personel
BPBD & Damkar: 11 Personel
Satpol PP & Masyarakat Setempat

Setelah melakukan upaya pencarian dan penggalian di titik longsor, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi tiga orang korban yang merupakan satu keluarga. Berikut adalah data korban:

Suryani (40 thn): Berhasil dievakuasi dalam kondisi Selamat.

Revita (4 thn): Berhasil dievakuasi dalam kondisi Kritis dan langsung dibawa menuju RS.

Arya (11 thn): Ditemukan dalam kondisi Meninggal Dunia (MD).

Korban selamat langsung mendapatkan perawatan medis, sementara korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Alat Utama yang Dikerahkan
Untuk mempercepat proses penanganan di lapangan, tim menggunakan berbagai alat utama (Alut), termasuk Rescue Car, Rescue D-Max, dan Rescue Truck. Selain itu, teknologi Drone Thermal dikerahkan untuk memantau pergerakan tanah dan memastikan tidak ada titik korban lain yang tertinggal, serta didukung oleh peralatan Jungle SAR dan medis lengkap.

Kondisi cuaca di lokasi saat ini terpantau berawan. Tim SAR Gabungan tetap mengimbau warga di area rawan longsor untuk tetap waspada, terutama saat curah hujan kembali meningkat guna menghindari adanya potensi longsor susulan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *