Tragedi di Rimbo Ilir Tebo: Wanita 63 Tahun Ditemukan Tewas, Anak Kandung Pegang Parang di TKP

  • Whatsapp

TEBO, BENUAJAMBI.COM – Warga Jalan Semangka, Desa Karangdadi, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo digegerkan dengan peristiwa dugaan penganiayaan yang mengakibatkan seorang perempuan lanjut usia meninggal dunia pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 09.45 WIB.

Korban diketahui bernama Linciria Br Silalahi (63), seorang pensiunan PNS yang sebelumnya berprofesi sebagai guru. Korban merupakan warga Jalan Semangka, Desa Karangdadi, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi yang diterima dari warga, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian. Sekitar pukul 09.55 WIB, sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati seorang pria yang kemudian diketahui berinisial Roi Siahaan (42) berada di depan rumah sambil memegang sebilah parang. Pria tersebut diketahui merupakan anak kandung korban.

Menurut informasi awal, pelaku justru meminta petugas untuk melihat kondisi korban yang berada di area kebun di belakang rumah. Saat petugas menuju lokasi yang dimaksud, korban ditemukan telah meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan korban mengalami luka serius, di antaranya luka pada bagian leher yang diduga akibat senjata tajam serta luka sayatan pada lengan kanan. Peristiwa tersebut diduga menjadi penyebab korban meninggal dunia.

Pelaku diketahui berusia 42 tahun, tidak memiliki pekerjaan tetap, dan berdomisili di alamat yang sama dengan korban. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh petugas, pelaku diduga memiliki riwayat penyakit epilepsi serta gangguan kejiwaan. Namun demikian, kondisi tersebut masih memerlukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

Kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia ini kini sedang ditangani oleh Polsek Rimbo Ilir. Polisi telah mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi dan motif di balik peristiwa tragis tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab maupun kondisi pelaku sebelum hasil penyelidikan dan pemeriksaan resmi selesai dilakukan. Informasi lebih lanjut akan disampaikan sesuai perkembangan penyidikan. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *