MERANGIN, BENUAJAMBI.COM – Pelanggan Perumda Tirta Merangin meluapkan kekesalan mereka melalui media sosial terkait gangguan distribusi air bersih yang terjadi di wilayah mereka. Masyarakat mengaku tidak mendapatkan informasi yang jelas mengenai penyebab serta durasi gangguan layanan tersebut. Rabu, (8/7/2026).
Salah satu pelanggan, Reny Bangko, melaporkan bahwa air di kawasan Kelurahan Pematang Kadis, tepatnya di BTN Azara Residence 2, telah mati sejak hari Minggu dan belum kembali mengalir hingga saat ini.
Keluhan senada disampaikan oleh pelanggan lain bernama Lulu Suza. Ia menegaskan kekecewaannya karena pelanggan diwajibkan membayar tagihan dengan tarif yang tidak murah, namun tidak mendapatkan layanan yang memadai. Ia juga menyayangkan kurangnya transparansi dari pihak pengelola terkait kondisi ini.
“Apahal ini gak jelas nin mati air. Kami ini bayar mahal-mahal bukan murah dan bukan gratis yo. Dari kemaren mati air gak ada informasi gak jelas nin,” tulis Lulu Suza dalam unggahannya.
Akibat kejadian ini, pelanggan lain, Desi Pebrianti, turut mempertanyakan saluran komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat untuk menyampaikan keluhan agar segera ditanggapi oleh pihak Perumda Tirta Merangin.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi atau penjelasan dari pihak Perumda Tirta Merangin terkait penyebab gangguan air di lokasi tersebut. Masyarakat berharap agar pihak terkait segera melakukan perbaikan dan memberikan informasi yang transparan kepada pelanggan. (Rido Asran)







